Jenis kopi asli Indonesia dari daerah yang sukses di seluruh dunia

Tahukah Anda bahwa Indonesia adalah produsen kopi terbesar nomor di dunia? Ya, Indonesia saat ini menduduki peringkat ke-4 setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia menurut data Kementrian Perdagangan RI. Indonesia siap menjadi pemasok bagi pecinta kopi di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Malaysia, dan  Italia. 

Yuk kenali kopi dari indonesia yang mendunia ! 

  1. Kopi Arabika Gayo 

Kopi yang berasal dari Provinsi Nanggroe Aceh Darusallam ini sering disebut dengan Kopi Gayo. Pasalnya kopi ini berasal dari Kabupaten Gayo Lues dan sekitarnya, seperti Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Tenggara dan Bener Meriah. Kebanyakan nama Varietas kopi yang tumbuh didaerah dengan ketinggian diatas 1.000 mdpl ini adalah Timor Hibrido dan belakangan ini telah diperbanyak dengan nama Varietas Gayo 1, Gayo 2, PP 88.

 

2. Kopi Arabika Lintong

Nama Kopi Lintong juga salah satu nama yang paling seksi dan banyak diperdagangkan. Lintong adalah nama sebuah kecamatan tepatnya Lintong ni huta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara. Ada 7 Kabupaten yang mengelilingi Danau Toba serta 1 Kabupaten yang ikut menyumbang aliran air ke Danau Toba. Delapan Kabupaten tersebut adalah kabupaten penghasil kopi arabika. Yaitu Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Dairi, Kabupaten Toba, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Samosir, Kabupaten Karo, Kabupaten Pakpak Bharat.

Danau Toba adalah salah satu dari 5 destinasi super prioritas di Indonesia, Danau Toba berada pada ketinggian hampir 1.000 mdpl. Maka sudah dapat dipastikan kopi arabika yang tumbuh pada 8 Kabupaten tersebut rata-rata diatas 1.000 m diatas permukaan laut. Ketika anda meminum kopi dari daerah ini anda pasti merasakan body dan sweetness sebagai ciri atau karakter kopi tersebut.

3. Kopi Robusta Lampung

Lampung adalah salah satu Provinsi dengan predikat jenis kopi atau Varietas Robusta. Puluhan tahun Provinsi Lampung menjadi provinsi penghasil kopi nomor 1 di Indonesia, namun belakangan ini telah digeser oleh Provinsi Sumatera Selatan. Walaupun dikenal dengan Robustanya, varietas Arabika banyak juga tumbuh di dataran tinggi di Kabupaten Lampung Barat.  

Beberapa perusahan besar telah “menanamkan” banyak modal di Provinsi Lampung, sehingga sangat sulit jika anda menginginkan kopi lampung dalam jumlah besar. Sayangnya produktivitas masih tergolong rendah, rata-rata masih dibawah 1.5 ton/ha/tahun.

4. Kopi Arabika Mandailing

Nama Kopi Mandailing sejak masa kolonial Belanda sudah dikenal, pasalnya salah satu pelabuhan sebagai pintu masuk ke Indonesia pada jaman itu adalah melalui pelabuhan yang ada di Mandailing, semisal dahulunya Baroes, Natal dan Sibolga. Pembukaan areal perkebunan kopi di daerah ini cukup masif, Pemerintah Hindia Belanda dikabarkan membuka areal seluas ribuan ha untuk perkebunan kopi. Nama Kabupaten Mandailing Natal adalah hasil pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan, dimana pada Pemerintahan Hindia Belanda dibawah Keresidenan Tapanuli.  

 Ini karena karakteristik tubuhnya yang kencang, rasa yang halus dan  rasa yang kompleks. Saat Anda meminumnya, Anda akan mencium aroma rempah-rempah yang eksotis dan berbagai rasa, seperti cokelat dan rempah-rempah. 

 Nah,  beberapa  kopi di Indonesia sangat diminati di seluruh dunia. Kesimpulannya, masing-masing jenis kopi di atas menawarkan  rasa dan karakteristik kopi yang berbeda. Namun, mereka semua mampu memenangkan hati para penikmat kopi di seluruh dunia.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim pesan
Terimakasih telah meghubungi kami, langsung klik tombol chatnya ya kak, dan ditunggu sebentar admin kami akan lanjut membalas ya ☺️